Selain Pasteurisasi, ada metode lain untuk mencegahan kerusakan pada susu sapi perah yang menggunakan teknologi perlakuan panas (Heat Treatment) yaitu Sterilisasi. Berbeda dengan Pasteurisasi yang hanya membunuh bakteri pathogen, Sterilisasi akan membunuh semua bakteri baik pathogen maupun non pathogen.
Proses sterilisasi susu sapi dilakukan dengan cara melakukan pemanasan dengan suhu tinggi (135-145 derajat celcius) dalam waktu yang singkat selama 1-5 detik (Amanatidis,2002). Oleh sebab itu, susu sterilisasi juga disebut sebagai susu UHT (Ultra High Temperature).
Sedangkan waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segarnya.
Untuk dapat melakukan proses Sterilisasi, diperlukan peralatan khusus dengan biaya yang relatif mahal. Oleh karena itu sterilisasi susu umumnya dilakukan oleh Industri Pengolahan Susu (IPS).
Beberapa alat yang umum digunakan untuk sterilisasi susu sapi adalah otoklav (kapasitas kecil) dan retrot (kapasitas besar). Metode yang digunakan dalam proses sterilisasi ada 3 yaitu:
Sumber :
Usia 3-15 Bulan ,sisa ada 40 ekorHubungi : Dani Riadi Ramkar (Ramkar Farm)No. Telp : 0266 261 364Handphone : 08121141733Alamat : kp cimangkok rt ... Read more
Assalamu'alaikum.. maaf saya tertarik ingin belajar beternak sapi.. ngomong2, wkt saya lihat liputan...
Read more