
Sapi dalam kehidupan masyarakat Madura, memang mempunyai tempat yang khusus. Jasanya terhadap para petani tidak dapat dipandang sebelah mata. Tanah pertanian yang tandus tetap dapat ditanami dengan bantuan Sapi. Transportasi yang menjadi masalah di pedalaman Madura dapat teratasi dengan tenaga sapi yang di padukan dengan pedati, yang di sebut dengan “Sapi Pajikaran”.
Sapi Madura betina dengan kualitas bagus mempunyai peran sebagai “ Sapi Pangorbi” ( induk betina ) untuk diambil anaknya (keturunannya). Sapi bagi petani juga merupakan investasi seperti tabungan yang mudah dijadikan uang pada saat diperlukan.
Bukan hanya mempunyai tempat khusus di kehidupan para petani di Madura, Sapi Madura juga membawa pengaruh terhadap tradisi budaya yang memberikan efek positip terhadap kelestarian Sapi Madura ini. Sapi Madura berjenis kelamin jantan, dimanfaatkan sebagai “Sapi Kerapan”, sebagai bagian dari budaya tradisi pertanian ,yang nantinya menjadi salah satu aset pariwisata yang penting di tanah Madura.
Sedangkan untuk Sapi Madura berjenis kelamin betina, selain dijadikan “Sapi Pangorbi”, juga dijadikan “Sapi Phajangan” atau “Sapi Lotrengan” atau juga sebagai “Sapi Sono”. Sampai saat ini “Sapi Sono” masih menjadi bagian dari tradisi petani di sumenep dan Pamekasan. Di daerah Sumenep pemeliharaan “ Sapi Sono” masih dapat ditemukan di daerah Ganding , Batu putih , bluto dan Batang.
Sumber :
.
Sabun herbal susu sapi bermanfaat untuk menghaluskan kulit, menyegarkan kulit, memutihkan kulit, mengusir nyamuk, mencegah jerawat, mengurangi gatal gatal, mengurangi bau badan, melembabkan kulit. Ter... Read more
Kami PT. Tossa Agro, pada awal tahun 2012 merupakan saat dimana kami siap menjual sapi jenis wagyu/s...
Read more