
Cerita mengenai khasiat Batu Empedu Sapi berasal dari seorang tabib terkenal di Tiongkok yang bernama Bian Que. Beliau adalah tabib pengobatan tradisional Tiongkok yang memiliki kemampuan supranatural dan mampu mengobati banyak orang.
Suatu hari dia memesan "batu Qingmen" untuk mengobati tetangganya, Gu Yangwen. Bian Que merencanakan untuk menumbuknya menjadi puyer, untuk mengobati penyakit stroke, darah tinggi dan kelumpuhan Gu Yangwen.
Saat sedang mengolah obat, Bian Que merasa terganggu karena mendengar suara-suara dari luar rumah . Segera Bian Que mencari asal suara itu, yang ternyata itu berasal dari seekor sapi, milik Yangbao. Karena merasa terganggu dengan suara itu, Yang Bao menyuruh pembantunya untuk membunuh saja sapi yang menyebabkan suara itu. Sapi itu sudah sakit sejak dua tahun yang lalu. Saat sapi itu dibunuh, Yangbao menemukan sebuah batu didalam empedu sapinya.
Bian Que tertarik akan batu itu dan meminta batu itu dari Yangbao. Beliau kemudian diberi batu empedu itu, yang ditaruhnya di satu tempat bersama dengan batu Qingmen. Saat itu ia mendapat kabar Yangwen diserang stroke. Bian Que bergegas berlari ke rumah tetangganya itu dan melihat Yangwen kejang, matanya melotot dan menutup berulang-ulang, dan mengeluarkan suara tercekik. Lengan dan kakinya terasa dingin dan nafasnya putus-putus, dan kondisinya sangat kritis.
Bian Que kemudian meminta bantuan Yang Bao untuk mengambil batu di rumahnya yang dikira batu Qingmen, menumbuknya, dan memberikannya kepada Yangwen. Beberapa saat kemudian Yangwen berhenti menggelepar, nafasnya kembali normal, dan siuman. Bian Que lalu ia berpikir, mungkinkah batu empedu sapi punya khasiat untuk membuka jalan nafas yang tersumbat dan melancarkan sistem saraf dalam tubuh.
Ia segera ingin membuktikannya. Keesokan harinya, dengan sengaja ia mengganti obat Yangwen, tidak lagi menggunakan batu Qingmen, melainkan diteruskan pengobatannya dengan bubuk batu empedu sapi. Tiga hari kemudian, kondisi Yangwen meningkat pesat secara menakjubkan. Dia tidak hanya sembuh dari stroke, bahkan bisa menggerakan kembali kaki dan lengannya yang lumpuh.
Dari kasus ini, Bian Que mengambil kesimpulan bahwa : Batu yang terendam didalam empedu sapi dalam waktu yang lama, akan mempunyai sifat ”dingin”. Dengan sifat tersebut, batu empedu tersebut dapat berfungsi mengembalikan fungsi pada organ hati dan ginjal pasien, membersihkan organ hati, membuka titik, melegakan ginjal dan menyembuhkan kelumpuhan.
Sumber :
yahoo.co.idDibutuhkan 2 perawat sapi untuk dipekerjakan di daerah bojong gede, bogor, jawa barat. Syarat utama rajin dan ulet bekerja, domisili jabodetabek, ada 2 shift yang bisa dipilih pagi-siang,siang-malam, ... Read more
Kami PT. Tossa Agro, pada awal tahun 2012 merupakan saat dimana kami siap menjual sapi jenis wagyu/s...
Read more