
“Oh… sapi yang mana Mister ? yang hitamcoklat?” tanya si peternak. atau yang
“Yang hitam dulu.” ujar turis itu.
“Oooh… yang hitam?, kalau yang hitam saya beri makan rumput gajah.” jawabnya.
“Kalau yang coklat?” tanya si turis lagi.
“Yang coklat sama juga…….!!!” jawabnya.
Turis tersebut dengan sedikit heran lalu bertanya lagi “sapi-sapi ini bisa mengeluarkan susu berapa liter sehari ?” tanyanya.
“Yang mana Mister ?, sapi yang hitam atau yang coklat dulu?” tanya peternak.
“Yang hitam dulu saja.” jawab si Turis.
“Kalau yang hitam 20 liter sehari,Mister.” ujar si peternak.
“Kalau yang coklat ?” tanya si turis lagi.
“Yang coklat sama juga….!!!” jawab pengembala lagi.
Dengan jawaban seperti itu gondok-lah si Turis karena merasa dipermainkan, dengan sedikit berang si Turis berkata : “saya mau bertanya, kenapa kamu selalu membedakan sapi hitam dengan sapi coklat, sedangkan jawabannya selalu “sama” ?.
“Oooh…. maaf Mister, saya memang membedakan seperti itu karena sapi yang hitam itu punya saya.” jawab si peternak.
Sejenak si turis merasa telah berprasangka buruk terhadap petani itu,dan berkata : “Ooh… maafkan saya karena terlalu cepat emosi,saya pikir kamu mempermainkan saya, kalau yang coklat punya siapa?”
“Yang coklat sama juga….!!!” jawab si peternak dengan tenangnya.
Turis : …….”&%&^%%!@#%*^!!!”……
Sumber :
Assalamu'alaikum.. maaf saya tertarik ingin belajar beternak sapi.. ngomong2, wkt saya lihat liputan...
Read more