
Ngatiman, salah seorang warga dukuh tersebut suatu kali menerima bisikan gaib ketika dirinya menjalani rutinitas tirakat malam yang selalu dilakukannya tiap Selasa dan Jumat Kliwon di Pantai Parangtritis Bantul. Saat sedang lek-lekan (tidak tidur semalam suntuk) di Parangtritis, Ngatiman mendapat bisikan agar menerima sesuatu yang harus terus dirawat.
Ketika pulang kerumah, Ngatiman melihat sapi peliharaannya tengah melahirkan seekor anak sapi. Tapi ada satu kelainan dari anak sapi yang baru dilahirkan ini yaitu moncong mulut bagian kanan bawah dan atasnya tak sejajar. Alhasil, wajah sapi itu jika dilihat dari sisi kanan tampak sedang tertawa mengerikan, dengan mulut yang menampakkan gigi dan lidah selalu terjulur seperti drakula pada film-film horor.
Mengingat bisikan yang Ngatiman dapat sebelumnya, anak sapi ini pun dirawat dengan penuh kasih sayang dan diberi nama “sapi Drakula“. Dengan kondisi mocong yang tak sempurna, anak sapi ini mengalami kesulitan untuk menyusu pada induknya. Sehari tiga kali, Ngatiman harus menyuapi anak sapi itu dengan menggunakan botol kempongan berisi susu yang diperas dari induk anak sapi itu.
Berita kelahiran sapi mirip drakula itu pun mengundang perhatian banyak warga. Tak hanya warga sekitar, warga dari luar kota seperti Magelang, Purworejo, Jogja, dan Klaten pun sempat berbondong-bondong datang. Beberapa dari mereka ini menganggap bahwa keanehan ini adalah satu berkah. Oleh sebab itu mereka mengambil air liurnya dan mencobanya untuk menyembuhkan penyakit. Salah satunya dipergunakan untuk mengobati penyakit rematik yang telah menahun. Entah bagaimana kelanjutannya, sebagian orang percaya, bahwa liur sapi drakula ini memang mampu menyembuhkan penyakit rematik tersebuat . Akhirnya air liur sapi ini sekarang menjadi rebutan dari masyarakat yang datang melihat keanehan sapi tersebut.
Sumber : harianjogja.com
Kami menjual Container Taylor Wharton (amerika) untuk tempat sperma dan N2Cair. Kami juga menjual alat-alat ternak seperti : eartag,applicator,plastik sheat,glove dll Hub : 0853 1238 1938PD. RACHMAT ... Read more
Pak..kami adalah peternak sapi perah yang baru. Lokasi kami di daerah perkebunan kelapa sawit dan us...
Read more