
Kepedulian manusia memang tidak ada batasnya. Bukan hanya kepada sesama, tetapi juga kepada hewan yang sedang menderita. Suatu hari,
Nancy Dickenson yang sedang berjalan-jalan bersama anaknya, menemukan seekor anak sapi berjenis black angus di sebuah ladang penggembalaan di timur laut New Mexico, Amerika Serikat (AS).
Kondisinya sungguh mengenaskan, kedua kuku kaki belakangnya membusuk akibat es yang membeku, atau biasa disebut dengan istilah frostbite. Tidak tega melihat penderitaan anak sapi tersebut, Nancy Dickenson pun membeli anak sapi tersebut dari pemiliknya dan segera membawa ke dokter hewan setempat. Sayangnya upaya ini tidak membuahkan hasil, kaki anak sapi tersebut terpaksa harus diamputasi, untuk menyelamatkan nyawanya.
Tidak berhenti sampai disitu, Nancy Dickenson meminta seorang dokter hewan ahli bernama Robert Callan, untuk mencari jalan keluar agar anak sapi tersebut dapat kembali berjalan dengan normal layaknya sapi yang lain.
Dibantu oleh mahasiswa Colorado State University, dokter hewan tersebut mencoba membuat kaki palsu untuk anak sapi tersebut, yang telah disesuaikan dengan struktur tulang sapi. Biaya operasi kaki palsu ini ternyata mencapai ribuan dolar dan ditanggung penuh oleh Nancy Dickenson beserta keluarganya.
Kini, anak sapi tersebut telah berusia 11 bulan, kondisinya bisa dikatakan sempurna karena anak sapi tersebut bisa berlari dan menyesuaikan diri dengan hewan ternak lain di Twin Willow, peternakan milik Dickenson. Bahkan anak sapi ini telah dianggap sebagai anggota keluarga dan diberi nama “Meadow”, yang artinya padang rumput, untuk mengingatkan tempat dimana pertama kali anak sapi ini ditemukan.
Sumber :
Artikel menarik lainnya :
Pak..kami adalah peternak sapi perah yang baru. Lokasi kami di daerah perkebunan kelapa sawit dan us...
Read more