
Susu segar mempunyai derajat keasaman (pH) antara 6,6 dan 6,7. Nilai pH ini dapat berubah, baik menurun ataupun meningkat.
.
Berat Jenis (BJ) susu berkisar antara 1,0260 sampai 1,0320 pada suhu 20°C. Perbedaan BJ susu disebabkan oleh perbedaan kandungan lemak dan kandungan zat-zat padat bukan lemak. Semakin banyak bahan kering bukan lemak, maka semakin bertambah berat susu tersebut (Newlander, 1949). Berat jenis susu juga dapat meningkat perlahan secara berangsur-angsur, yang disebabkan oleh terbebaskannya gas-gas yang terdapat di dalam susu yang baru diperah seperti CO2 dan N2.
.
Susu mempunyai warna putih kebiru-biruan sampai kuning kecokelat-cokelatan. Warna susu yang dihasilkan dapat dipengaruhi oleh jenis sapi dan jenis makanan yang diberikan. Warna putih pada susu merupakan salah satu akibat yang disebabkan oleh penyebaran butiran-butiran koloidal lemak, kalsium kaseinat, dan kalsium fosfat, sedangkan untuk warna kuning pada susu disebabkan oleh adanya kandungan karoten dan riboflavin.
.
.
Cita rasa susu yang berasa manis disebabkan oleh kandungan laktosa, dan rasa asin berasal dari kandungan klorida, sitrat, dan garam-garam mineral.
.
.
Titik beku susu –0,55°C dengan kisaran suhu yang umum adalah -0,50 sampai – 0,61°C. Sedangkan titik didih susu sedikit lebih tinggi dibandingkan air, yaitu 100,17°C. Hal ini disebabkan susu lebih berat daripada air, sedangkan titik didih dipengaruhi oleh bobot jenis (Eckles, dkk., 1994; Judkins dan Keener, 1966).
.
Sumber :
Kami PT. Tossa Agro, pada awal tahun 2012 merupakan saat dimana kami siap menjual sapi jenis wagyu/s...
Read more