
Kefir atau Kephir, adalah salah satu teknik pengolahan susu tertua di dunia. Asal mula nama Kefir diduga dari dari bahasa Turki ‘Keif’, yang berarti keadaan atau kondisi yang baik.
Dahulu pembuatan Kefir dilakukan oleh masyarakat dari puncak-puncak bersalju di perbatasan Asia dan Eropa, yakni dari pegunungan Kaukasus di sebelah tenggara Rusia. Sampai sekarang pun negara penghasil kefir terbanyak adalah Rusia, lalu menyusul Eropa Barat dan Amerika Serikat. Tetapi sekarang ini Kefir juga dikonsumsi oleh masyarakat di Timur Tengah dan selatan Rusia, sebagai minuman kesehatan.
Sekilas, Kefir mirip dengan yoghurt, berwarna putih tapi lebih kental dari yoghurt. Kefir paling enak diminum saat dingin, rasanya menggigit seperti bir, merupakan perpaduan antara gurih dan rasa asam, dengan sedikit buih.
Saat ini Kefir lebih banyak dibuat dari susu sapi, dengan cara memasukkan biji kefir yang berwarna kekuningan, kedalam cairan susu, kemudian dibiarkan semalam. Biji Kefir berasal dari sejenis tumbuhan.
Ukurannya sebesar biji gandum. Menurut para ahli mikrobiologi, biji kefir terdiri dari kumpulan berbagai jenis mikroba yang cukup banyak, yang hidup bersama-sama dan saling mempengaruhi.
Mikroba tersebut di antaranya adalah bakteri penghasil asam laktat : Lactobacillus kefiranofaciens, Lactobacillus paracasei, Lactobacillus kefir, Lactococcus lactis, bakteri penghasil asam cuka: Acetobacter serta ragi Torula, Saccharomyces cerevisiae dan Candida kefir. Tak ketinggalan pula dua bakteri Yogurt L. Bulgaricus dan S. Thermophilus meskipun dalam jumlah relatif sedikit.
Bakteri-bakteri inilah yang bereaksi saat susu dimasukkan dalam kantong kulit dan dibawa para pengembara. Karena kantong kulit ini terguncang-guncang di atas punggung onta, maka endapannya berbentuk bulatan. Biji istimewa yang memiliki julukan “the champagne of cultured milk“ ini memiliki keunggulan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu :
Sebagai probiotik yang dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit saluran pencernaan.Setelah dicampurkan kedalam cairan susu, biji Kefir ini akan memicu fermentasi hingga terbentuk cairan berwarna putih seperti susu beserta endapan kenyal. Endapan ini kemudian akan dipisahkan, dengan cara disaring untuk dipakai lagi sebagai bahan membuat kefir selanjutnya. Cairan dari hasil penyaringan inilah yang akan diminum dan disebut sebagai Kefir.
.
Sumber :
Kami menjual tambahan makanan ternak Campuran AMPAS GANDUM(60%)+JAGUNG(40%) curah, yang berasal dari ampas hasil proses masakan industri Minuman, yang menggunakan bahan dasar dari (Gandum dan Jagung) ... Read more
Selamat malam, saya ingin bertanya. dimana saya bisa mendapatkan knife scabbard atau sarung pisau un...
Read more