
Pesta Patok adalah salah satu istilah di Indonesia untuk menamai kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat yang berhubungan dengan peternakan.
Awalnya, pesta patok adalah tradisi masyarakat untuk mengembangbiakkan hewan ternak sapi ataupun kambing secara alamiah.
Caranya dengan mengumpulkan hewan ternak baik betina maupun jantan pada satu tempat. Kemudian, hewan ternak berjenis kelamin betina akan diikat pada satu patok agar tidak lari (oleh sebab itu, acara ini disebut sebagai pesta patok), sedangkan hewan ternak berjenis kelamin jantan akan dibiarkan bebas berkeliaran di sekeliling hewan betina yang telah terikat tersebut. Secara naluri, hewan ternak jantan akan berusaha mendekati hewan betina tersebut dan terjadilah perkembang biakan secara alami.
Saat ini, pesta patok mempunyai arti yang lebih luas daripada hanya sekedar ajang berkumpulnya para peternak. Pesta patok telah menjadi satu kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh para pelaku peternakan di Indonesia, sebagai perwujudan rasa syukur atas keberhasilan yang telah dapat dicapai. Bahkan acara ini selalu diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah, melalui Dinas Peternakan setempat.
Pesta Patok dapat diibaratkan sebagai pestanya dunia peternakan. Selain sebagai tradisi yang telah lama dilakukan oleh masyarakat, pesta patok juga memiliki fungsi-fungsi yang lain yaitu :
Di Jawa Barat, pesta patok diselenggarakan 2(dua) tahun sekali dan untuk penyelenggaranan Pesta Patok yang ke VIII pada tahun 2009 ini, diadakan di Bogor, dengan mengambil tempat di Pusat Pengembangan dan Pemasaran Ikan Hias (Raiser), di Jln. Jakarta-Bogor, KM 48, Kel. Nanggewer Mekar, Kec. Cibinong, Kab. Bogor. Pameran itu diikuti seluruh Dinas Peternakan di propinsi Jawa Barat, dan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, dimulai tanggal 17 sampai dengan 19 November 2009.
Acara dibuka tanggal 17 November 2009, tepat pukul 08.30 WIB oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, didampingi oleh Dirjen Pemasaran Ternak Departemen Pertanian Cepi J., Kepala Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat dan seluruh Bupati serta Walikota se Jawa Barat, termasuk Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai tuan rumah.
Pesta Patok VIII 2009 ini dihadiri oleh 1200 peserta yang menampilkan dan menginformasikan keberhasilan pembangunan peternakan di Jawa Barat serta menjadi ajang promosi hasil peternakan, sekaligus menampilkan berbagai jenis ternak unggulan dari sejumlah daerah di Jawa Barat.
Materi acaranya cukup padat dengan susunan sebagai berikut :
Sumber :
Agan2 yang baik hati semua, saya lagi menjual peternakan saya.Berikut informasi lokasi peternakan saya : Luas peternakan 1.040 m2 Ijin HO, SIUP, TDP, NPWP, dan bersertifikat tanah pekarangan Ko... Read more
Sebelumnya terimakasih karena saya sudah di izinkan untuk bergabung dengan teman-teman di duniasapi....
Read more