Loading...
iden

Cara Memilih Lahan untuk Membuka Usaha Peternakan Sapi di Indonesia

Pemilihan lahan atau kawasan peternakan yang tepat bisa mengoptimalkan pemeliharaan dan mempermudah berbagai akses yang berkaitan dengan penyediaan pangan dan distribusi penjualan. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih lahan atau kawasan terbaik bagi usaha penggemukan sapi atau peternakan sapi di Indonesia.

  • Pilih lahan peternakan yang jelas dan sehat, bukan kawasan yang sudah terbukti bermasalah atau dapat menyulitkan proses pemeliharaan nantinya. Seperti misalnya lahan bekas lokasi pembuangan limbah beracun, daerah endemi penyakit, atau kawasan tempat pembuangan akhir (TPA).

  • Kawasan peternakan harus dekat dengan sumber air atau mudah untuk mendapatkan air bersih. Hal ini penting, selain untuk menjamin adanya asupan air yang cukup untuk kebutuhan minum & mandi sapi, juga untuk proses pembersihan kandang & sanitasi.

  • Pilihlah lokasi peternakan yang mudah dijangkau dan tidak menyulitkan. Hal ini berkaitan dengan akses pemeliharaannya nanti. Selain itu, lokasi kandang yang mudah dijangkau juga memudahkan proses distribusi kedatangan dan penjualannya setelah panen.

  • Daerah yang cocok untuk lahan peternakan sapi di Indonesia adalah yang tidak terlalu berdekatan dengan permukiman penduduk. Sapi pedaging membutuhkan asupan makanan dalam jumlah besar, sehingga produksi kotorannya pun sangat banyak. Jika kebersihannya tidak diperhatikan dengan baik, maka bau yang akan ditimbulkan bisa sangat menyengat dan  mengganggu masyarakat sekitar.

  • Usahakan untuk mencari tanah peternakan yang subur dan dekat dengan lahan hijau. Hal ini bisa sangat membantu Anda dalam proses penyediaan pakan hijauannya kelak. Beberapa jenis pakan hijau alami yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan sapi diantaranya adalah rumput gajah, rumput kolonjono, alang-alang, daun tebu, daun jagung, serta jerami padi.

  • Alternatif lainnya, Anda juga bisa mencari lokasi yang dekat dengan industri pangan alami, seperti misalnya pabrik tahu, pabrik gula, pabrik roti, atau tempat penggilingan padi. Dengan berada dekat industri-industri tersebut, Anda akan lebih mudah mencari bahan pakan konsentrat yang penting bagi upaya penggemukan sapi potong Anda. Sebagai informasi, beberapa limbah industri pangan yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan konsentrat alami untuk usaha penggemukkan sapi adalah ampas tahu, serbuk roti, ampas tebu, ampas bir, kulit nanas, bekatul atau sisa gilingan padi, dan masih banyak lagi.

  • Akan sangat baik jika lokasi peternakan sapi Anda tidak terlalu jauh dari sentra penjualan sapi, atau setidaknya ada himpunan peternak sapi di daerah tersebut. Walaupun bukan merupakan hal yang mutlak, dengan berada dekat sentra penjualan atau informasi peternakan sapi, Anda akan lebih mudah membangun jaringan dan mendapatkan akses pemasaran yang lebih baik.

Demikianlah beberapa panduan memilih lahan untuk membuka usaha peternakan sapi di Indonesia. Semoga bisa membantu dan memberikan masukan bagi Anda yang berencana menjalankan usaha tersebut.

Menelusuri Mitos Tentang Sapi yang Bisa Memprediksi Prakiraan Cuaca Besok Hari

Benarkah hewan ternak seperti sapi bisa membuat prakiraan cuaca besok? Pertanyaan tersebut mungkin terdengar cukup lucu, tetapi juga tak bisa disepelekan. Pertanyaan tersebut nyatanya memang diikuti dengan sejumlah kebetulan yang mengarah ke sana.

"Makepung Jembrana", A Well-known and Unique Tradition of Buffalos Race in Bali Indonesia

The Origin of Makepung Jembrana Bali - Bali as one of Indonesia’s most favorite islands to visit has variety of unique traditions to offer as the tourist attractions. Jembrana, one of regencies in Bali which located on the trip West of Bali, has a unique buffalo race tradition called Makepung Jembrana. But unlike the one in Madura Island, East Java, the race in this event is held among buffalo, not cows. Makepung has been an old tradition preserved by local people in Jembrana and has become one…