Penggemar Steak Harus Tahu Manfaat Wagyu Bagi Kesehatan Tubuh

Pernahkan Anda berpikir, sebenarnya seberapa besar manfaat wagyu bagi kesehatan tubuh? Sebab, tidak sedikit uang yang harus dirogoh para penggemar steak demi mencicipi cita rasa dan kelezatan daging sapi khas Jepang ini. Tentu harganya yang mahal harus setara dengan kandungan nutrisi daging wagyu itu sendiri.

 

 

Mengendalikan Tekanan Darah

Daging wagyu merupakan jenis daging sapi asal Jepang yang memiliki pola marmer yang khas. Pola ini dihasilan dari kandungan lemak putih. Semakin tinggi kandungannya, semakin rapat pula pola marmer yang terlihat. Kandungan lemak pada wagyu dengan rasio yang pas mempengaruhi tekstur, aroma, dan rasa gurih alami.

Meskipun kandungan lemak pada wagyu cukup tinggi, namun wagyu tergolong daging rendah kolesterol. Akibatnya, manfaat wagyu bagi kesehatan tubuh bisa dikatakan berlimpah. Salah satunya adalah mengendalikan tekanan darah.

Perlu diketahui, kandungan lemak pada wagyu terdiri dari banyak jenis. Daging wagyu mengandung lebih banyak asam lemak omega-3 dan omega-6. Selain itu, wagyu juga memiliki lebih banyak asam lemak tak jenuh dibandingkan daging sapi lainnya.

Asam lemak tak jenuh membantu mengendalikan tekanan darah, menjaga suhu tubuh, dan menurunkan resiko penyakit jantung. Selain itu, wagyu dapat dimasukan ke dalam kelompok daging rendah kolesterol berkat kandungan lemak jenuhnya yang sedikit.

 

 

Sumber Nutrisi Lengkap

Kandungan nutrisi daging wagyu yang beragam menambah daftar panjang manfaat wagyu bagi kesehatan tubuh. Sebagai sumber protein hewani, wagyu menyimpan semua asam amino esensial yang dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Nutrisi daging wagyu juga meliputi zat besi dan mineral natrium. Satu porsi daging wagyu dapat memenuhi 2 miligram atau sekitar 10% kebutuhan zat besi harian yang berguna dalam pembentukan sel darah merah. Sementara itu, natrium bermanfaat menjaga keseimbangan cairan dan suhu tubuh.

Agar setumpuk manfaat wagyu bagi kesehatan tubuh tidak hilang begitu saja, maka sebaiknya olah daging dengan cara yang sehat. Sebagai daging rendah kolesterol, wagyu sudah dilengkapi lemak baik yang berperan sebagai perisa alami. Masakan daging akan tetap lezat meski tanpa tambahan minyak atau mentega.

Memilih Model Kandang Sapi Perah Yang Cocok Dengan Cuaca Di Indonesia

Akhir-akhir ini, cuaca di Indonesia semakin gerah. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut secara meteorologis disebabkan suhu udara yang meningkat disertai dengan kelembapan udara yang tinggi. Berdasarkan pencatatan meteorologis yang dilakukan BMKG, suhu tertinggi terjadi di Sentani, Papua. Baca selengkapnya...

Penyakit Demam Tiga Hari Pada Sapi, Meski Ringan Namun Merugikan

Nyamuk ternyata tidak hanya mengisap darah manusia, tetapi juga hewan ternak seperti sapi. Tak sekedar mengisap darah, nyamuk tersebut juga menularkan Penyakit Demam Tiga Hari pada sapi, atau dalam Bahasa ilmiahnya disebut sebagai Bovine Ephemeral Fever (BEF), dan dalam Bahasa Inggris sebagai Three Days Sickness. Banyak juga peternak yang menggunakan istilah gomen untuk menyebut penyakit ini. Meski tidak terlalu berat, penyakit ini dapat membuat kerugian cukup besar pada peternak sapi, karena… Baca selengkapnya...

Perbandingan Harga Sapi Limosin dan Simental, Mana Yang Lebih Mahal?

Di Indonesia ada 2 jenis sapi yang sangat populer karena performa dan bobotnya yaitu sapi Simental dan sapi Limosin. Tampilan kedua jenis sapi ini memang terlihat lebih gempal dan bongsor jika dibandingkan dengan sapi lokal, sehingga ‘menggoda’ mata para pedagang daging dan pemburu hewan kurban. Baca selengkapnya...

Mengenal Sapi Simental yang Jadi Primadona di Indonesia

Sapi Simental – Di Indonesia terdapat banyak macam sapi yang dibudidayakan. Baik untuk sapi pedaging atau sapi perah. Salah satu jenis sapi yang cukup terkenal di kalangan peternak adalah sapi Simental. Baca selengkapnya...

Cara Menjinakkan Sapi

Kegiatan menunggang sapi atau gerobak sapi di Desa Bengking menjadi salah satu cara memanfaatkan potensi pertanian dan pariwisata daerah. Pendapatannya memang cukup menggiurkan. Tarif menunggangi sapi senilai Rp50.000 per orang. Sedangkan tarif gerobak sapi ukuran besar senilai Rp250.0000. Gerobak besar bisa ditumpangi 10-12 orang dewasa atau 15-20 anak-anak. Menurut keterangan salah satu peternak sapi di Desa Bengking, yaitu Yanto alias Mas Petruk, untuk dapat menggunakan sapi sebagai hewan… Baca selengkapnya...
  • Bali Cattle National Asset that Needs to be Preserved

    The government needs to increase the population and productivity of Bali cattle, a national asset other countries do not have, an expert has said. The Bogor Agricultural Institute’s (IPB) animal husbandry professor Ronny Rachman Noor said on Thursday that Bali cattle had often been undervalued by the government because they were local livestock.