Trobos Livestock: "Complete Feed Dengan Nama Heryaki Powder Ini Mempunyai Aroma Buah, Sehingga Meningkatkan Nafsu Makan Ternak"

Pertambahan bobot badan atau Average Dailly Gain (ADG) domba lokal masih sangat rendah, hanya mampu kurang 50 gram per hari. Melihat problematika tersebut membuat Hery Supratman, Dosen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Bandung membuat inovasi teknologi melalui complete feed (pakan komplet).

“Permasalahan ADG yang masih rendah di domba lokal menjadi inspirasi saya untuk membuat inovasi teknologi complete feed (pakan komplet) yang difermentasi probiotik, sehingga ADG lebih tinggi. Kelebihan lain, pakan komplet ini dapat disimpan sepanjang tahun, praktis dalam pemberiannya dan ramah lingkungan,” tutur Hery kepada TROBOS Livestock.

Ia menjelaskan, fungsi probiotik ini sebagai pengawet pada hijauan yang biasa disebut silase, sedangkan probiotik pada konsentrat menambahkan aroma wangi buah sehingga meningkatkan nafsu makan ternak domba. Selain itu, menambah jumlah mikroba pencernaan pakan, mengurangi bau kandang dan dapat meningkatkan pertambahan berat badan domba jantan lokal hingga kisaran 100 – 150 gram perhari.

“Probiotik ini diproduksi sendiri, bentuknya cair dan menggunakan Bakteri Asam Laktat yaitu Lactobacillus case, dan Acetobacter. Dalam proses fermentasi kita siapkan biji-bijian sebagai sumber makanan mikroba yang dapat diberikan dihari kelima dalam kondisi anaerob (kedap udara), sehingga bakteri dapat dirombak dan menghasilkan aroma wangi buah. Justru disitu rahasia aroma probiotik ini dengan probiotik lain,” ungkap Hery.

 

Diaplikasikan ke Peternak

Pakan komplet ini diutarakan Hery diberi nama Heryaki Powder dan sudah diaplikasikan kepada peternak sejak 2014 sampai sekarang. Agar lebih banyak peternak merasakan manfaat pakan komplet ini, Hery memberikan pelatihan cara pembuatan pakan complete feed untuk domba kambing ini. “Baik yang diminta langsung peternak rakyat atau oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah Kabupten seperti Subang, Garut, Bogor, Tasikmalaya, Ciamis dan Legok Tangerang,” terangnya.

Salah satu peternak yang sudah mengaplikasikan pakan komplet buatan Hery yaitu Jeppy Ibrahim peternak domba asal Jatinangor, Sumedang. Ia menuturkan, sudah lama membuat complete feed ini, karena banyak keuntungan yang diapat. Diantaranya hemat tenaga kerja dan waktu untuk menyabit rumput, sehingga dapat menambah populasi pemeliharan ternak domba. Ia mengaku, menggunakan complete feed sejak awal penelitiannya di teaching farm kandang domba kambing milik Fapet UNPAD pada 2015.

“Complete feed ini sangat membantu dalam proses pemeliharan karena lebih efisien, sehingga peternak tidak usah khawatir untuk menambahkan populasi ternak dombanya. Lalu, untuk penambahan ADG ternak dapat mencapai 130 gram rata-rata per hari. Jauh, dari sebelumnya tanpa mengaplikasikan compete feed yang hanya mampu 50-80 gram rata – rata per hari ADG-nya,” jelas Jeppy.

 

Cara Pembuatan

Proses pembuatan complete feed , dipaparkan Hery cukup mudah, pertama harus menyiapkan hijauan segar, konsentrat atau limbah jagung. Setelah itu, ditambahkan probiotik Heryaki Powder dan vitamin mineral. “Hijauan diawetkan terlebih dahulu dengan probiotik Heryaki Powder dalam kondisi anaerob. Kemudian hari ketujuh bisa digunakan untuk pembuatan complete feed, dimana perbandingan bahan campuran utama dari hijauan awetan atau silase 15 %, konsentrat 85 % dan probiotik Heryaki Powder 0,5 % dari 5 kilogram pakan,” terangnya.

Lanjutnya, pakan hijauan dan konsentrat difermentasi terpisah sehingga dapat meningkatkan daya awet hijauan yang dapat disimpan dalam jangka lama sekitar empat bulan. Begitu juga dengan konsentrat yang dapat meningkatkan nafsu makan ternak dan dapat disimpan untuk persediaan selama dua bulan. Complete feed dapat diberikan pada pukul 08.00 dan 17.00 wib.

Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 220/Januari 2018


 

Perbandingan Harga Sapi Limosin dan Simental, Mana Yang Lebih Mahal?

Di Indonesia ada 2 jenis sapi yang sangat populer karena performa dan bobotnya yaitu sapi Simental dan sapi Limosin. Tampilan kedua jenis sapi ini memang terlihat lebih gempal dan bongsor jika dibandingkan dengan sapi lokal, sehingga ‘menggoda’ mata para pedagang daging dan pemburu hewan kurban. Baca selengkapnya...

Obat Murah Meriah Untuk Sapi Mencret

Cara mengatasi sapi yang terkena penyakit, yang harus dilakukan pertama kali adalah menghilangkan penyebab penyakit dan mengatasi efek yang ditimbulkan. Contohnya adalah Diare, penyakit yang membuat sapi menjadi sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer atau berair (mencret). Diare pada sapi umumnya disebabkan oleh beberapa faktor fisiologis berupa perubahan lingkungan ternak, yang meliputi: perubahan pakan, perpindahan ternak, perubahan cuaca, dan pergantian pemeliharaan. Baca selengkapnya...

Inilah Bumbu Sambal Super Untuk Sop Iga Sapi Bening

Daging Iga Sapi atau rib adalah bagian daging sapi yang berasal dari daging di sekitar tulang iga atau tulang rusuk. Bagian ini termasuk dari delapan bagian utama daging sapi yang biasa dikonsumsi. Seluruh bagian daging iga ini bisa terdiri dari beberapa iga, mulai dari iga ke 6 sampai dengan iga ke- 12; untuk potongan daging iga yang akan dikonsumsi bisa terdiri dari 2 sampai dengan 7 tulang iga. Tulang iga, atau short ribs, biasa diberi bumbu untuk dibuat menjadi sop iga sapi bening Baca selengkapnya...

Berapa Jumlah Pakan Yang Harus Diberikan Untuk Sapi Dengan Berat 200 Kg?

Seorang peternak sapi wajib mengetahui jenis pakan sapi potong ternak yang paling tepat, tidak hanya dari segi harga, tapi juga bisa menghitung nutrisi dengan mempertimbangkan kebutuhan dari ternak yang dipeliharanya. Empat kunci penting dalam menyusun ransum ternak, yaitu bahan bakunya mudah diperoleh, bahan pakan bervariasi, disukai oleh ternak, dan harganya juga terjangkau. Baca selengkapnya...

Penyakit Demam Tiga Hari Pada Sapi, Meski Ringan Namun Merugikan

Nyamuk ternyata tidak hanya mengisap darah manusia, tetapi juga hewan ternak seperti sapi. Tak sekedar mengisap darah, nyamuk tersebut juga menularkan Penyakit Demam Tiga Hari pada sapi, atau dalam Bahasa ilmiahnya disebut sebagai Bovine Ephemeral Fever (BEF), dan dalam Bahasa Inggris sebagai Three Days Sickness. Banyak juga peternak yang menggunakan istilah gomen untuk menyebut penyakit ini. Meski tidak terlalu berat, penyakit ini dapat membuat kerugian cukup besar pada peternak sapi, karena… Baca selengkapnya...
  • Bali Cattle National Asset that Needs to be Preserved

    The government needs to increase the population and productivity of Bali cattle, a national asset other countries do not have, an expert has said. The Bogor Agricultural Institute’s (IPB) animal husbandry professor Ronny Rachman Noor said on Thursday that Bali cattle had often been undervalued by the government because they were local livestock.