RAGAM INFORMASI

TENTANG DUNIA PERSAPIAN

TRANSLATE

Cara Merawat Anak Sapi (Pedet) Sebelum Dan Sesudah Kelahiran

Peternak harus memiliki kemampuan merawat anak  sapi (pedet) mulai dari kandungan hingga proses kelahiran. Karena, tingkat kematian anak sapi perah (pedet) cukup tinggi, bisa mencapai 10% dari jumlah kelahirannya dalam setahun. Jumlah ini bisa saja meningkat atau menurun. Semuanya tergantung dari kemampuan peternak sapi perah dalam memberikan perlakuan terbaik kepada pedet, mulai dari kandungan hingga kemudan lahir.

 

PEMELIHARAAN SAPI BUNTING MENJELANG MELAHIRKAN 

I.Bagaimana jenis dan jumlah pakan yang harus diberikan?

  • Anak sapi (pedet) yang sehat akan lahir dari induk bunting yang memperoleh pakan dengan asupan gizi yang cukup. Pakan dengan kandungan protein tinggi adalah yang paling disarankan untuk diberikan kepada induk sapi yang sedang bunting. Penambahan molase pada pakan juga direkomendasikan untuk menambah bobot sapi.
  • Sapi yang sedang bunting harus terus dijaga dalam kondisi kenyang. Hal ini akan membantu produksi susu yang melimpah dan perkembangan tubuh anak sapi (pedet) di dalam kandungan secara optimal. Asupan air minum yang bersih juga sangat penting untuk selalu tersedia di dalam kandang.

 II.Sanitasi

  • Sapi yang sedang bunting sangat membutuhkan kondisi yang relatif hangat dan bersih. Peternak harus selalu memastikan kandang dalam kondisi kering dan tidak pengap. Tubuh sapi perah yang bunting harus dimandikan sekali setiap pagi dengan campuran air bersih dan antihama ringan.

III.Kandang

  • Ketika sapi perah betina telah dipastikan berada dalam kondisi bunting, maka peternak harus menyediakan ruangan kandang yang lebih luas. Peternak bisa memindahkan sapi yang sedang bunting ke kandang khusus. Pastikan juga kandang yang akan digunakan jauh dari kebisingan dan gangguan lainnya.

IV.Olahraga

  • Peternak dapat membawa sapi yang sedang bunting ke lahan terbuka, dan membiarkannya bergerak di alam lepas selama 1 sampai 2 jam. Sebaiknya peternak melakukan hal ini secara rutin. Tujuannya, selain akan memberikan kesempatan bagi sapi perah meperoleh udara dan sinar matahari, gerakan di ruang terbuka akan melancarkan peredaran darahnya. Tubuh sapi bunting akan semakin siap dan sehat hingga menyambut persalinan.

 

 

CARA MERAWAT ANAK SAPI (PEDET) SEBELUM DAN SETELAH KELAHIRAN

Jelang waktu persalinan, sapi perah bunting harus ditempatkan di kandang yang bersih, kering, dan hangat. Alasi lantainya dengan jerami kering yang bersih. Selain itu, lokasi kandang persalinan dijauhkan dari kandang lainnya. Tatkala pedet lahir, peternak harus segera melakukan beberapa tahapan penting berikut ini.

1. Memastikan Anak Sapi Sehat

Pastikan tidak terdapat lendir yang menyumbat mulut, hidung dan saluran pernapasannya. Jika pedet tampak belum atau kesulitan bernapas, berikan bantuan dengan menggerakkan kaki bagian depannya. Lalu keluarkan lidahnya serta membersihkan rongga mulutnya dari lendir dengan menggunakan jari telunjuk. Langkah selanjutnya adalah menjaga agar tali pusat bersih dan tidak mengalami pendarahan. Caranya, peternak dapat mengoleskan larutan iodin 7% kepada potongan tali pusat agar steril, lalu mengikat potongan tersebut.

2. Membersihkan dan Menghangatkan Tubuh Pedet

Cara merawat bayi sapi (pedet) yang baru lahir, yang utama adalah  harus segera dibersihkan tubuhnya. Biarkan induknya menjilati tubuh pedet, sehingga lendir pada tubuhnya lekas bersih. Peternak dapat membantu dengan menaburkan sejumput garam ke permukaan tubuh pedet, agar induknya menjilati tubuh anaknya.

3. Pakan dan Minum Pedet

Kurang lebih satu jam setelah lahir, pedet perlu segera mengonsumsi kolostrum. Konsumsi kolostrum harus berlanjut hingga 4 hari. Perut pedet belum berkembang sempurna. Untuk itu, dari hari ke-4 hingga disapih, peternak bisa memilih untuk memberikan pakan berupa susu murni, kolostrum asam, susu pengganti, atau susu afkiran. Pemberian pakan bagi pedet harus diberi berdasarkan perhitungan bobot tubuhnya. Peternak dapat mulai menghentikan pemberian susu setelah dia mampu mengonsumsi konsentrat calf starter 0,5 kg/ekor per hari atau jika pedet telah berusia 1 sampai dengan 2 bulan.

Cara merawat bayi sapi (pedet) dan perlakuannya sebelum dan sesudah lahir ini dapat diaplikasikan dengan penyesuaian terhadap kondisi ternak yang dimiliki. Beternak sapi perah dapat dikatakan sukses apabila tingkat kematian pedet rendah, serta pertumbuhan anak sapi perah berlangsung optimal.

DAGING SAPI

Apparently, Sausages in Indonesia Are Not From Beef

Sausage is certainly one of favorite foods in the world. It is produced in different countries under different names. As a result, people know different types of sausage, depending upon the ingredients, production process, taste, and casing. For instance, Italian people have Bologna sausage, French people have Lyon Sausage, and people of England know Berkshire, Lincolnshire, or Wiltshire sausage. The sausage is mostly named after the city or area, where it is made. Baca selengkapnya...

HARGA SAPI

Tips Meningkatkan Harga Bibit Sapi Supaya Bisa Untung Besar Ketika Dijual

Untuk anda yang memilih menjual bibit sapi sebagai penghasilan utama, inginkah anda bisa meraih untung lebih banyak? Untuk itu coba pahami tentang susunan dan perkembangan alat pencernaan anak sapi dibawah ini. Beberapa saat setelah lahir, pedet mengkonsumsi kolostrum, yaitu air susu yang dikeluarkan dari ambing sapi yang baru melahirkan, berwarna kekuning-kuningan dan lebih kental dari air susu normal. Bagaimana takarannya? Baca selengkapnya...

SUSU SAPI

Cantik Alami Berkat Susu Sapi

Ternyata susu sapi murni tak hanya bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh saja, susu sapi murni juga bisa digunakan oleh para wanita agar cantik alami dan awet muda. Sejak jaman dahulu, susu sapi murni dipercaya sangat ampuh untuk mendapatkan penampilan cantik alami dan awet muda, utamanya dalam hal kelembutan dan kelembapan kulit. Baca selengkapnya...

BAKSO SAPI

Mana Resep Kuah Bakso Sapi Yang Lebih Spesial, Yang Pakai Kaldu Tulang Atau Daging?

Mie bakso dapat dikatakan sebagai sebuah hidangan sejenis sup. Mie bakso Indonesia terdiri dari bakso yang disajikan dengan mi kuning dan bihun. Mie bakso nyaris identik dengan soto mie, hanya saja hidangan tersebut memakai bakso. Mie bakso dapat ditemukan di seluruh Indonesia dari gerai jalanan sampai tempat makan kelas tinggi. Bersama dengan soto, sate dan siomay, mie bakso adalah salah satu makanan jalanan paling populer di Indonesia. Apakah anda setuju, bakso sapi yag nikmat itu selain… Baca selengkapnya...